Tauhid Murni
Jati Diri murni
Tauhid sejati sudah tak ke Rasullullah. Tapi, Rasullullah pasti juga di sebut Dalam syahadat sholat serta sholawat.
Tingkatan ini ada di kadar porsi diri kita perindividual.
Jika ingin tahu, tauhid kita murni,dan jernih, bisa di lihat dari cermin benggala hati kita.
Allah dan Rasulullah
1 dan 2
1 Allah
2 Allah dan Rasulullah,
seperti makna la Illa ha Illa la, hanya tuhan. Tiada tuhan selain Allah.
Cermin nya,jika kita cenderung banyak sholawat, cenderung berat sebelah,dari la Illa ha Illa la.
Akan kita rasakan, tauhid kita ada di posisi mana.
💫✅Saya bisa saja banyak bersholawat, yang tahu niat tauhid saya,hanya diri saya.
Saya pernah mempertanyakan tauhid saya sendiri, koq bisa begini,koq berat sebelah,jadi di bawa lah la Illa ha Illa la,dengan jujur, serta tawadhu saya menuju tuhan saya.
Kadang diri, jujur nya hati kita sendiri,akan kita temukan,diri kita dalam dada menangis ke Allah dan Rasulullah yang arti nya ada dua, kadang suatu keadaan pasti kita temukan juga dalam dada kita hanya menangis sudah ,Allah,Allah dan Allah,tapi di ranah qalbu yang bershaf itu, minta maaf dengan dalam dengan Rasullullah. Karena hanya Allah.
Perjalanan diri membawa dan membentuk karakter jati diri perindividual/ diri kita masing-masing di masa tua,masa akan datang.
Tugas jati diri murni saya,tak ada Haq menjudge, mengkomentari bahkan koar sana sini,saya tahu porsi jadi diri asli saya.
Komentar
Posting Komentar