Jati diri, seperti memahami algoritma diri,anatomi diri, sifat diri,suara diri,inner voice,hati nurani,jiwa,nafsu dll.
Ketika makhluk fikiran kita dzholimi,diri kita sendiri yang tak miliki etika adab pada diri sendiri, secara halus, kita tak beretika pada diri sendiri.
Suara-suara Fikiran beraneka ragam.
Ada yang nge-jokes sendiri, ada yang ramah, harmonis, bila kondisi Fikiran kita belum berdamai itu seperti tak beretika sama fikiran sendiri.
Sederhana,saat tidur saja, fikiran kita ngawur, nyeleneh, sok tahu sendiri, bahkan fikiran acak-acakan,tak mau diam,persis kek anak ingusan,fikiran kita seperti itu.
Jadi,diri kita ialah angin segar dari alam Malaqut,mengamati itu,tanpa ikut,tanpa judge,tanpa banding, dll
Kita kosong di pengamat ini.
Sejati diri,jati diri,,tak ada ngeyel,sok tahu,judge, membandingkan,
Komentar
Posting Komentar